Memisahkan Keuangan Pribadi dan Perusahaan itu Penting bagi Kelangsungan Bisnis

Apakah Anda ingin membangun sebuah bisnis baru ? Atau bahkan Anda sudah memiliki bisnis dan sudah lama terjun di dunia bisnis tersebut? Lantas, apakah Anda sudah mengerti bila memisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi ini sangatlah penting? Apabila Anda tidak memisahkan keuangan tersebut dari sekarang tentu akan menimbulkan permasalah baru di bisnis yang sedang dijalankan saat ini.

Sebagian perusahaan atau bisnis, sudah semestinya memisahkan keuangan baik keuang pribadi dengan keuangan bisnis. Bila Anda pemilik tunggal perusahaan atau bisnis tersebut, tentu hal tersebut sebetulnya bukan masalah yang berarti. Namun, tak ada salahnya bila dari sekarang Anda menerapkan konsep tersebut guna untuk mengurangi kemungkinan munculnya berbagai kepentingan lain nantinya.

Memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, bisa menyelamatkan Anda dari berbagai kemungkinan negatif dimana depan pada bisnis yang sedang Anda bangun. Berikut merupakan cara memulainya.

Memisahkan keuangan bisnis dan pribadi, dapat menyelamatkan kita dari resiko-resiko negatif pada bisnismu ke depan lho! Berikut adalah cara untuk memulainya.

Keuangan Bisnis Adalah?

Istilah keuangan bisnis ini tentu mengenai cara bagaimana supaya bisnis yang sedang dijalankan bisa mempunyai sumber dana demi kelangsungan bisnis tersebut. Sebuah bisnis umumnya mendapatkan dengan  cara seperti berikut ini, yakni dengan mengajukan pinjaman dana usaha atau mencari seorang investor.

Sementara pengeluaran dalam keberlangsungan bisnis umumnya berupa pengalokasian dana terkait pengelolaan perusahaan itu sendiri. Jika Anda bertanya kenapa perlu memisahkan antara keuangan pribadi dengan keuangan bisnis? Nah, untuk menjawab pertanyaan ini Anda perlu menyimak penjelasannya yang sudah dirangkum dibawah ini.

  •       Alasan pajak

Memisahkan keuangan pribadi dan keuangan bisnis bisa menghemat waktu serta tekanan di saat badan usaha atau perusahaan Anda akan membayar iuran pajak. Hal tersebut bisa meringankan Anda, sebab setiap pos pengeluarannya sudah dialokasikan dengan tepat. Tidak hanya itu, hal ini pun dapat menjadi penyelamat bila audit yang dilakukan oleh lembaga keuangan pemerintah sewaktu-waktu diadakan dan Anda atau perusahaan Anda sudah siap.

  •       Sebagai tanggung jawab pribadi

Menjadi hal paling penting kenapa Anda perlu memisahkan antara keuangan perusahaan dan keuangan pribadi yaitu untuk membantu menjaga keamanan data-data pribadi Anda. Kadang sebuah perusahaan memerlukan pinjaman dana usaha yang jumlahnya tidak sedikit, bila mengatasnamakan identitas pribadi tentu resiko yang Anda hadapi juga akan lebih besar dan lebih serius.

  •       Alasan kredit bisnis

Mempunyai riwayat pinjaman yang bagus untuk bisnis, maka akan membantu Anda untuk mengembangkan perusahaan. Hal ini bisa membuktikan ke pihak pemberi pinjaman atau kredit usaha, bahwa Anda merupakan pemilik perusahaan yang serius serta berdedikasi. Memiliki skor kredit yang baik tentu akan dapat memperluas opsi pembiayaan dan menjaga aset serta kredit pribadi Anda.

Memisahkan Keuangan Pribadi dan Perusahaan itu Penting bagi Kelangsungan Bisnis

Cara Memisahkan antara Keuangan Bisnis dan Keuangan Pribadi

  •       Memutuskan Struktur Bisnis

Bila Anda merupakan pemilik tunggal dari perusahaan atau bisnis yang sedang dijalankan, tanyakan kepada diri Anda apakah sudah saatnya untuk membangun badan usaha yang resmi dan terpisah dengan menyusun struktural bisnis lebih formal? Bila demikian, Anda harus mengidentifikasi entitas dari bisnis Anda ketika menginput pengembalian pajak bisnisnya.

  •       Membuat Rekening Bank Terpisah

Mempunyai akun bank khusus bisnis dan terpisah dari rekening pribadi, tentu akan memudahkan Anda ketika melacak cash flow bisnis Anda. Rekening giro memungkinkan melacak keuangan lebih mudah serta berkontribusi terhadap kredibilitas bisnis Anda.

  •       Mendapatkan Kartu Kredit Bisnis

Saat ini bisnis Anda sudah bisa mempunya rekening gironya sendiri. Jadi Anda sudah dapat membuka kredit bagi bisnis Anda. Hal ini bisa mempermudah perusahaan melakukan akuisisi dan bahkan melakukan merger bersama perusahaan lainnya. Akan tetapi, yang terpenting hal tersebut bisa membangun portofolio yang baik bagi kredit bisnis Anda.

  •       Menentukan Bagaimana Anda Ingin Menggaji Diri Anda Sendiri

Anda bekerja untuk bisnis Anda sendiri, tidak berarti Anda tidak perlu lagi digaji. Menentukan sistem pembayaran upah ini juga bisa membantu Anda dalam mengatur anggaran, serta meningkatkan peluang keberhasilan bisnis Anda. Metode apa saja yang akan Anda pilih, perlu sekali memastikan menyimpan catatan terkait hal tersebut.

  •       Mengatur Pencatatan Keuangan dengan Baik

Memisahkan antara keuangan pribadi dan keuangan bisnis, akan membantu Anda dalam mengatur pencatatan pergerakan bisnis yang dijalankan, membantu melakukan pengarsipan ketika masa pembayaran iuran pajak, membangun kredit usaha, serta memberi perlindungan dari sisi hukum yang begitu dibutuhkan.

Demikianlah beberapa poin yang perlu Anda ketahui terkait seberapa pentingnya memisahkan keuangan pribadi dan keuangan bisnis atau perusahaan, agar roda bisnis yang dijalankan tidak terganggu dan malah semakin dimudahkan berbagai macam dampak positif lainnya.

Tagged : /

Pengertian dan Fungsi Audit Keuangan bagi Perusahaan

Mungkin saja Anda sudah pernah mendengar istilah audit pada laporankeuangan. Biasanya audit merupakan proses dalam mendapatkan bukti serta mengevaluasi bukti dengan objektif. Laporan audit ini juga termasuk salah satu bentuk laporan keuangan dasar perusahaan yang dipakai para pelaku bisnis untuk dapat menganalisa perusahaan mereka

Umumnya auditor akan bertanya beberapa hal terkait kegiatan operasional bisnis, transaksi keuangan, dan menyesuaikan lewat laporan yang telah sesuai seperti apa yang ada di lapangan. Hasil audit dari laporan keuangan berfungsi supaya bisa digunakan oleh pihak yang memiliki kepentingan seperti kreditor, pemberi dana, stakeholder dan masih banyak lagi.

Itulah mengapa pemeriksaan audit keuangan perusahaan sangat penting, agar Anda bisa menyusun laporan keuangan berdasarkan prinsip dan juga standar akuntansi di Indonesia. Agar mengetahui lebih jelas mengenai pengertian audit keuangan bagi perusahaan beserta fungsinya, silahkan simak artikel ini sampai habis.

Pengertian Audit Keuangan

Secara garis besar pengertian audit keuangan yakni prosesnya yang sistematik, bertujuan mengevaluasi bukti terkait tindakan serta kejadian ekonomi perusahaan untuk mengetahui tingkat kelayakan antara kriteria dan penugasan yang sudah ditetapkan, hasil dari upaya tersebut dikomunikasikan ke pihak pengguna atau pihak yang memiliki kepentingan.

Maka kesimpulannya yakni audit keuangan ini adalah bentuk pemeriksaan yang diterapkan oleh akuntan. Sebagai auditor berhak menyatakan dan memeriksa laporan keuangan yang telah disajikan berdasarkan dengan peraturan yang berlaku.

Umumnya perusahaan begitu membutuhkan pihak yang berkompeten dalam melakukan audit atau proses pengauditan laporan keuangan untuk perusahaan. Sebelum dilakukannya audit keuangan ini, Anda pun perlu mempunyai laporan keuangan atau pencatatan keuangan yang pantas serta layak ketika akan dilakukan pemeriksaan untuk berbagai macam kepentingan.

Maka dari itu, pihak auditor atau pihak jasa audit bisa membantu Anda atau perusahaan terkait dalam menyiapkan jasa pencatatan atau pembukuan untuk menyelesaikan laporan keuangan serta memastikan dahulu adanya kesalahan atau kekeliruan sebelum dilakukannya pemeriksaan audit. Terkait pembahasan mengenai pengertian dari audit, Anda pun perlu mengetahui fungsi dari dilakukannya audit keuangan. Penjelasan lengkapnya terkait hal ini adalah sebagai berikut.

Pengertian dan Fungsi Audit Keuangan bagi Perusahaan

Fungsi Audit Keuangan Perusahaan

Fungsi audit terkait laporan keuangan tentunya mempunyai tujuan tertentu. Berhubungan dengan pengertian yang sudah dijelaskan sebelumnya, berikut ini beberapa fungsi dari audit yang perlu Anda ketahui, antara lain:

1.       Memeriksa Kelengkapan Laporan Keuangan

Menjadi fungsi pertama dari upaya audit ini yakni berfungsi untuk memeriksa memastikan kembali kelengkapan hasil laporan keuangan yang sudah dilakukan, dari berbagai macam transaksi dan sudah dicatat atau di input ke dalam pembukuan dengan semua kelengkapan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

2.       Guna Memastikan Ketepatan

Upaya audit ini tujuannya untuk dapat memastikan ketepatan data dan seluruh transaksi serta saldo dari akun yang ada. Umumnya diperoleh dari sesudah melakukan perhitungan dengan benar, dengan dokumentasi yang baik, jumlahnya yang tepat dan akurat, serta diklasifikasikan sesuai jenis transaksi yang dilakukan.

3.       Meyakinkan Eksistensi

Dengan adanya auditor ini dalam upaya meyakinkan pembukuan seluruh harta serta kewajiban mempunyai eksistensi tersendiri, di setiap bentuk transaksi yang sudah sesuai pada tanggal tertentu. Maka dari iru, seluruh transaksi yang berhasil dicatat harus benar-benar sesuai oleh kejadian di lapangan agar memperoleh bukti dan hasil yang lebih akurat.

4.       Menyajikan Penilaian

Pihak auditor bisa menyajikan penilaian hasil sebagai fungsi dalam memastikan bahwa seluruh prinsip akuntansi di Indonesia yang berlaku sudah diterapkan atau diaplikasikan secara baik guna mendapatkan hasil yang sesuai harapan dan pastinya lebih tepat dan akurat.

5.       Menyajikan Klasifikasi

Aktivitas tersebut dimaksudkan untuk menyajikan seluruh bentuk transaksi yang sudah dicatat ke dalam jurnal, dan sesuai yang telah diklasifikasikan berdasarkan bentuk transaksi yang ada. Tentu hal ini juga masuk dalam fungsi dari dilakukannya audit keuangan pada perusahaan.

6.       Menerapkan Pemisahan Batas

Dari fungsi audit keuangan berikutnya yakni berfungsi untuk menerapkan pemisahan batas dari seluruh bentuk transaksi yang sudah dekat dengan tangga neraca yang ada, serta dicatat pada periode yang telah ditentukan. Sering sekali catatan atau pembukuan di akhir periode perusahaan mengalami kesalahan dalam menyajikannya.

7.       Menyajikan Pengungkapan

Melakukan audit laporan keuangan ini tentu berfungsi untuk penyajian pengungkapan dari laporan keuangan perusahaan agar memastikan kembali saldo akun serta persyaratan yang ada. Sehingga di tahap laporan keuangan  yang telah disajikan secara tepat, dan ada penjelasan yang sesuai pada isi serta catatan laporan yang sudah dibuat sedemikian rupa.

Itulah pembahasan singkat mengenai pengertian dari audit bagi perusahaan beserta fungsinya. Banyak hal yang banyak orang tidak mengetahui seberapa pentingnya audit atas laporan keuangan sebuah perusahaan. Dengan melakukan audit keuangan ini tentu akan mempermudah perusahaan di berbagai macam aspek, alhasil dampak positif yang didapat oleh perusahaan pun berimbas ke perkembangan dan pertumbuhan bisnis yang sedang dijalankan. 

 

Tagged : /

Pekerja Jaman Now Sebaiknya Punya Kerjaan Sampingan

Jaman sekarang tidak bisa mengandalkan satu sumber pendapatan saja. Anda pun harus memiliki penghasilan dari sumber lain supaya bisa memenuhi seluruh kebutuhan hidup yang banyak dan semakin mahal. Tidak hanya kebutuhan pokok yang perlu dipenuhi contohnya sandang, pangan dan papan. Namun juga kesehatan, pendidikan sampai gaya hidup membutuhkan uang. 

Apalagi ketika pandemi seperti saat ini. Banyak orang yang dirumahkan hingga diberhentikan dari pekerjaan atau terkenal PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Begitu sumber pendapatan utama telah hilang, maka Anda akan kebingungan untuk memenuhi kebutuhan pokok. 

Disinilah pentingnya Anda mempunyai pendapatan tambahan dari kerja sampingan. Anda dapat menjadi seorang driver taksi atau ojek online, berjualan online, freelancer, membuka jasa titip dan lainnya. Saat Anda terkena PHK dan mengalami kesulitan ekonomi, pekerjaan sampingan bisa menjadi penolong. 

Anda tambahan pemasukan untuk Anda menyambung hidup. Bahkan jika Anda memiliki pekerjaan sampingan ini dapat memberikan keuntungan yang besar jika Anda tekun menjalaninya. Nah, dibawah ini terdapat alasan penting lainnya mengapa Anda perlu mempunyai pekerjaan sampingan. 

  • Investasi 

Apabila Anda memiliki pekerjaan sampingan, maka Anda tidak akan panik ketika terkena PHK lalu menjadi pengangguran. Terdapat sumber penghasilan lainnya yang bisa membayar tagihan dan mengisi perut hingga memenuhi kebutuhan Anda sehari-hari. 

Dengan memiliki pekerjaan sampingan, Anda tidak perlu memakai dana darurat pada keadaan mendesak. Sehingga pekerjaan sampingan ini dapat menjadi investasi saat Anda sedang kesulitan keuangan. 

  • Bisa memiliki banyak tabungan 

Anda berencana membeli rumah baru, liburan atau membangun usaha namun belum memiliki modal yang cukup maka Anda dapat mengumpulkan melalui tabungan. Ini menjadi cara yang sangat tepat jika Anda menginginkan sesuatu tapi tidak ingin berhutang. 

Anda bisa menabung dari dua penghasilan. Pertama dari pekerjaan utama dan kedua dari kerja sampingan. Apabila telah menyisihkan uang dari pendapatan utama ke tabungan, Anda juga bisa menambahkannya dari pendapatan kerja sampingan. Maka, hasil tabungan Anda akan lebih banyak. 

Pekerja Jaman Now Sebaiknya Punya Kerjaan Sampingan

  • Memanfaatkan waktu supaya lebih produktif 

Setiap weekday pastinya Anda pergi bekerja di kantor. Untuk itu, saat weekend pada hari sabtu dan minggu bisa Anda gunakan untuk bekerja sampingan atau freelance. Misalnya, sesudah pulang kerja, Anda dapat memakai waktu untuk mengedit video untuk konten online shop. 

Tentunya Anda menjadi lebih produktif, bukan? Namun ingat, Anda pun harus bisa menyeimbangkan semua hal tersebut supaya pekerjaan pada dua kaki ini tidak berantakan, seperti lebih mementingkan pekerjaan sampingan hingga lupa dengan pekerjaan utama. 

  • Jalani hobby dan asah keterampilan 

Umumnya sebagian orang akan menjadikan kesukaan atau hobi jadi pekerjaan sampingan. Misalnya, Anda seorang admin yang hobi menulis, maka pasti Anda akan bergelut dengan pekerjaan sampingan menjadi penulis artikel. Sebab pekerjaan utama Anda telah sesuai dengan pengalaman atau jurusan pendidikan Anda. 

Selain itu, Anda juga bisa mengasah keterampilan lagi yang Anda miliki untuk semua hal, seperti menulis. Anda pintar dalam bahasa, memiliki kemampuan untuk menulis, maka hobi tersebut dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah untuk Anda. 

  • Menambah relasi 

Jika pekerjaan utama sangat monoton, hanya berkutat di depan layar saja, tidak sama dengan pekerjaan sampingan, maka ada kesempatan untuk berkenalan dan bertemu dengan orang yang baru, sehingga Anda bisa menambah relasi. Apabila relasi pertemanan Anda semakin luas, maka bisa berdampak baik untuk Anda. 

Contohnya, ketika terkena PHK, dari hubungan relasi tersebut bisa membuka kesempatan Anda untuk mendapatkan pekerjaan baru dari rekomendasi teman-teman. 

  • Mengatur waktu supaya hidup tetap seimbang 

Mempunyai pekerjaan utama dan sampingan pada waktu yang bersamaan tentu saja bukan hal yang mudah. Anda wajib cerdas untuk membagi waktu supaya tidak pekerjaan tersebut bisa selesai semuanya. Terlebih lagi untuk pekerjaan utama Anda, jangan sampai terganggu karena adanya pekerjaan sampingan. 

Oleh sebab itu, sangat penting untuk Anda mengatur waktu supaya hidup Anda tetap seimbang. Jangan menerima pekerjaan sampingan pada jam kerja utama. Anda pun wajib selalu profesional saat menjalaninya. 

  • Menenangkan pikiran 

Anda harus tahu jika pekerjaan sampingan yang dikerjakan karena hobi dan kesenangan bisa menenangkan pikiran Anda dari pekerjaan utama yang monoton. Bekerja sesuai dengan hobi pastinya akan terasa lebih ringan, bukan?

Oleh sebab itu, sebelum Anda menentukan pekerjaan sampingan yang cocok, Anda harus tahu lebih dahulu hobi yang disenangi dan bisa dikembangkan untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah. Jangan lupa untuk menganalisa peluang dari pekerjaan tersebut. 

Jangan sampai Anda memilih pekerjaan sampingan secara sembarangan sebab akan berakhir sia-sia dan hanya menghabiskan waktu saja. 

Nah, itu tadi ulasan tentang pekerja jaman sekarang sebaiknya memiliki pekerjaan sampingan. Semoga ulasan di atas bisa membantu dan bermanfaat untuk Anda, ya. Selamat mencoba! 

Tagged : /

Menjelang Lebaran, Ide Bisnis Apa yang Menggiurkan

Tidak terasa bulan Ramadhan sebentar lagi akan tiba. Bulan Ramadhan yang penuh berkah untuk umat muslim ini pastinya selalu dinantikan. Tidur saja Anda bisa mendapatkan pahala, apalagi bila Anda melakukan kegiatan yang bermanfaat, misalnya membaca Al-qur’an atau membagikan makanan kepada orang lain untuk berbuka puasa.

Tidak hanya itu saja, bulan Ramadhan pun nyatanya memberikan banyak sekali keuntungan di bidang usaha. Tentunya hal tersebut dapat menjadi peluang untuk Anda yang ingin mencari bisnis sampingan dengan keuntungan yang banyak.

 Anda dapat merasakan sendiri, umumnya di awal Ramadhan banyak muncul berbagai pedagang di jalan yang biasanya menjual berbagai macam makanan dan minuman. Mereka yang mempunyai jam kerja 5 hingga 8 jam per harinya, ada pula yang menggunakan waktu senggang tersebut dengan berjualan perlengkapan ibadah, pedagang minuman dan makanan.

Hal tersebut menandakan jika membuka usaha di Ramadhan ternyata mempunyai keuntungan yang sangat menggiurkan. Khususnya menjelang Idul Fitri yang dimana semua orang akan mencari perlengkapan guna menyambut hari raya. Tidak harus merasa tidak laku dan takut bersaing, sebab keperluan masyarakat menjelang hari raya bisa naik sangat tinggi daripada hari biasanya. Anda hanya perlu tekun dan berusaha untuk melakukan kegiatan bisnis Anda supaya bisnis sampingan tersebut bisa menghasilkan keuntungan.

Nah, di bawah ini ada beberapa ide usaha yang menguntungkan di bulan Ramadhan.

1. Busana muslim

Ide pertama adalah Anda bisa berjualan baju muslim. Bisa dikatakan, usaha baju muslim bisa mengalami peningkatan sangat signifikan menjelang hari raya. Tentu saja hal ini sangat wajar terjadi karena masyarakat kelas menengah kebawah juga ingin terlihat cantik dengan baju terbarunya. 

Apabila Anda ingin membuka bisnis ini, ada baiknya Anda mulai belajar caranya supaya bisnis ini dapat menghasilkan keuntungan. Seperti, memberikan pelayanan yang ramah dan memperhatikan kualitas dari produk yang ingin Anda jual. Jangan lupa untuk tidak memasang harga yang mahal yang mengakibatkan konsumen kabur. Ada baiknya, berikanlah harga yang pantas.  

Untuk masalah modal, Anda bisa menyiapkan 15 hingga 20 juta untuk membeli baju muslim grosiran supaya lebih murah tetapi memperoleh banyak produk.

2. Perlengkapan ibadah

Sama seperti ulasan sebelumnya, menjelang idul fitri seluruh orang pastinya sibuk untuk membeli perlengkapan ibadah, misalnya mukena, sarung, sajadah, dan peci. Untuk sebagian masyarakat, merayakan idul fitri kurang pas rasanya bila barang yang digunakan tidak baru. Pastinya hal tersebut membuat bisnis ini sangat menggiurkan untuk mendapatkan banyak pundi-pundi rupiah.

Modal yang harus Anda keluarkan untuk melakukan usaha ini yaitu sekitar Rp 10 hingga Rp 15 juta. Supaya target pasar menjadi lebih luas lagi, ada baiknya saat Anda menjual peralatan ibadah tersebut dengan kualitas yang bervariasi beserta harganya. Hal ini memiliki tujuan untuk bisa menjangkau pelanggan dari berbagai kelas mulai dari menengah atas hingga menengah ke bawah.

3. Berjualan baju lebaran

Tidak hanya baju muslim ataupun peralatan ibadah yang dapat menaikan keuntungan Anda hingga 80%. Usaha baju ini pun menjadi bisnis sampingan yang sangat menguntungkan saat menjelas idul fitri. Cobalah perhatikan, di pertengahan bulan Ramadhan mulai dari mall hingga toko fashion tentu menjadi tempat berdagang yang tidak akan sepi hingga malam hari.

Apabila Anda mempunyai modal lebih dari Rp 10 juta, bisnis ini pastinya cocok bagi Anda yang ingin memperoleh keuntungan berlipat. Anda tidak perlu takut dengan pesaing lain yang telah sukses melakukan usaha ini. Sebab bagaimanapun, tidak semua pelanggan bisa membeli pakaian yang ada di toko mahal ataupun mall. Oleh karena itu, Anda dapat mencari supplier baju yang dapat memberikan harga murah tetapi kualitas terbaik.

4. Jualan pakaian anak

Ide berjualan selanjutnya yaitu dapat menjual pakaian anak. Semua orang tua pastinya menginginkan anaknya tampil dengan fashionable. Khususnya untuk momen Idul Fitri yang identic dengan pakaian baru. Sehingga berjualan pakaian anak menjadi sebuah peluang bisnis yang sangat menguntungkan sebab pastinya anak anak ingin memakai pakaian baru ketika lebaran.

Model untuk bisnis yang satu ini pun tidak terlalu besar seperti anda membuka bisnis pakaian untuk orang dewasa sebab baju anak lebih murah dibandingkan baju orang dewasa. Hal yang penting untuk Anda melakukan bisnis baju itu perhatikan kualitas dari produk tersebut agar dapat menarik minat pembeli. 

5. Jualan sandal dan sepatu

Bahannya pakaian dan baju muslim saja, barang fashion yang laris manis menjelang Idul Fitri yaitu sepatu dan sandal. Hal tersebut wajar karena saat orang telah memakai pakaian dan celana baru. Sudah pasti kurang pas bila sendalnya tidak baru juga. Bisa memulai usaha yang satu ini dengan menyiapkan modal sekitar Rp 20 juta.

Demikianlah ulasan mengenai ide jualan yang cocok untuk bulan Ramadhan dan bisa menghasilkan banyak keuntungan. Semoga informasi diatas berguna untuk Anda.

Perlukan Membuat Perjanjian Pisah Harta dengan Pasangan?

Dalam hukum perkawinan ada istilah tentang Perjanjian Pra Nikah, Perjanjian Perkawinan dan Perjanjian Pisah Harta. Lalu, apakah perbedaan dari masing-masing istilah tersebut? 

Ketiganya memang mempunyai arti yang sama, yakni perjanjian yang dibikin dalam sebuah ikatan pernikahan (bisa dilakukan sebelum dan bisa selama masa pernikahan). Untuk mempermudah pembahasan, maka kita gunakan Perjanjian Pra Nikah, karena itulah yang sudah dikenal dan digunakan oleh masyarakat. 

Sebelum membahas tentang Perjanjian Pra Nikah, lebih baik ketahui terlebih dahulu pengertian dari perjanjian perkawinan secara umum. 

Definisi Perjanjian Pra Nikah 

Perjanjian perkawinan merupakan sebuah bentuk dari perjanjian yang sengaja dibuat oleh dua belah pihak sebelum melaksanakan upacara perkawinan untuk mengesahkan keduanya menjadi pasangan suami dan istri. Untuk membuat perjanjian ini hukumnya boleh atau mubah, jika hal tersebut tidak melanggar asas-asas perjanjian yang ada dalam hukum Islam. 

Keuntungan Membuat Perjanjian Pra Nikah 

Berikut ini merupakan keuntungan jika Anda membuat perjanjian pra nikah sebelum mengadakan upacara pernikahan. 

  1. Suami dan istri memiliki harta nya masing-masing, dengan kata lain harta mereka tidak bercampur atau pisah harta. 
  2. Jika suami atau istri mempunyai hutang maka sudah menjadi tanggung jawab dari pribadi masing-masing. 
  3. Jika salah satu pasangan ingin menjual harta kekayaan, maka tidak membutuhkan persetujuan dari pasangan. 
  4. Apabila istri atau suami mengajukan kredit, tidak lagi membutuhkan persetujuan dari pasangannya untuk dapat menjaminkan harta dari kekayaannya. 
  5. Bisa menjamin keberadaan harta yang ditinggalkan oleh keluarga. 
  6. Apabila suami melakukan poligami, perjanjian ini bisa melindungi kepentingan dari pihak istri. 
  7. Menghindari motivasi pada perkawinan yang tak sehat. 

Di Indonesia poin nomor 1 di atas menjadi hal yang penting untuk masalah keperdataan, khususnya bidang hukum dampak perceraian. Masih banyak sengketa perkawinan yang disebabkan karena percampuran harta. Oleh sebab itu, isu tentang perjanjian pisah harta atau perjanjian pra nikah menjadi hal yang penting sekali. 

Hal yang bisa diatur pada Perjanjian Pra Nikah 

Di bawah ini merupakan hal-hal yang bisa diatur pada Perjanjian Pra Nikah. 

  1. Seluruh hutang dan piutang yang dimiliki istri atau suami dalam pernikahan mereka, sehingga tetap akan menjadi tanggung jawab dari masing-masing atau tanggung jawab berdua dengan aturan tertentu. 
  2. Harta bawaan di perkawinan, mulai dari harta dari hasil usaha masing-masing atau dari warisan atau hibah. 
  3. Hak seorang istri untuk harga pribadinya mulai dari yang bergerak atau yang tak bergerak dengan tugas menikmati hasil dan pendapatan dari pekerjaan sendiri maupun dari sumber lain. 
  4. Kewenangan istri untuk mengurus hartanya, supaya tidak membutuhkan bantuan atau pengalihan kuasa dari suami. 
  5. Pencabutan wasiat dan ketentuan lain yang bisa melindungi kekayaan ataupun kelanjutan dari usaha masing-masing pihak (untuk hal keduanya atau salah satunya menjadi pendiri usaha, pemilik bisnis atau pemimpin perusahaan). 

Dasar Hukum Perjanjian Pra Nikah 

Perjanjian Pra Nikah yang dada pada ketentuan Pasal 29 ayat 1 UU No. 1 Tahun 1974 mengenai Perkawinan yang menyatakan: 

“Pada waktu atau sebelum perkawinan dilangsungkan, kedua belah pihak atas persetujuan bersama dapat mengajukan perjanjian tertulis yang disahkan oleh pegawai Pencatat perkawinan setelah mana isinya berlaku juga terhadap pihak ketiga tersangkut.”

Dari aturan tersebut, maka perjanjian pra nikah ini dibentuk sebelum dilangsungkannya perkawinan. 

Cara Mendaftar Perjanjian Pra Nikah untuk Agama Islam 

Pencatatan atau pendaftaran perjanjian nikah untuk pasangan yang beragama Islam, dilakukan sesuai dengan aturan dari Kementerian Agama, yaitu seperti berikut ini. 

  1. Pendaftaran perjanjian pra nikah ini dilakukan sebelum atau di waktu pernikahan dan selama ikatan pernikahan disahkan oleh Notaris dan tercatat oleh PPN atau Pegawai Pencatat Nikah. 
  2. PPN menulis perjanjian pra nikah pada buku nikah. 
  3. Khusus pernikahan yang terdaftar di luar negeri, namun perjanjian pra nikah dibuat di Indonesia, maka akan ada ketentuan khusus.

Syarat Membuat Perjanjian Pra Nikah 

Anda bisa membuat perjanjian pra nikah ini dalam Akta Notaris yang selanjutnya didaftarkan ke Dukcapil. 

Berikut ini beberapa syarat perjanjian pra nikah:

  1. KTP suami istri atau calon suami istri 
  2. KK suami istri atau calon suami istri 
  3. Kutipan Akta Perkawinan 
  4. Fotokopi Akta perjanjian perkawinan yang dibikin oleh Notaris yang sudah dilegalisir dan menunjukkan aslinya
  5. Jika pemohon merupakan WNA maka harus menunjukkan Paspor atau kitas (untuk WNA) 

Dokumen ini sangat dibutuhkan untuk proses pembuatan Akta di Notaris dan juga proses pendaftaran di Dukcapil, prosesnya seperti berikut ini: 

  1. Tanda tangan Minuta Akta Perjanjian Pra Nikah di depan Notaris 
  2. Dibikinkan salinan akta oleh notaris 
  3. Akta yang didaftarkan pada KUA kecamatan setempat atau ke Dukcapil

Nah, itu tadi pembahasan mengenai perjanjian pra nikah yang harus Anda ketahui sebelum melangsungkan pernikahan. 

Tagged : / / /

Berencana Mengajukan Pinjaman di Bank? Cek Dulu Syaratnya

Setiap orang pasti punya impian memiliki suatu usaha atau bisnis. Selain menjadi kebanggan tersendiri, hal ini juga dapat menunjukkan kesuksesan Anda membangun sesuatu yang dihasilkan oleh keringat sendiri. Alasan lain yang sering digunakan adalah fleksibilitas waktu kerja yang bisa diatur sesuai keinginan sehingga tidak terbentur dengan aktivitas lainnya. Meskipun demikian, tidak semua harapan dapat berjalan lancar, ada beberapa faktor yang dapat membuat sebagian orang gagal membangun usahanya.

Saat hendak memulai bisnis, tidak sedikit orang yang mengeluh karena belum memiliki modal atau dana yang cukup. Modal yang tidak mencukup membuat mereka terpaksa mundur dari rencana usaha yang ingin dijalankan. Apakah ini salah? Bisa dibilang tidak, tapi juga bisa dibilang iya. Masalah modal tidak selamanya menjadi alasan dibalik tertundanya bisnis. Apalagi saat ini sudah banyak sumber dana yang bisa dipinjam baik itu dari koperasi, bank, maupun lembaga keuangan lainnya. Bahkan cukup banyak yang menawarkan produk pinjaman tanpa agunan (jaminan).

Tapi kok banyak kasus pengajuan pinjaman yang ditolak oleh bank? Apakah Anda juga pernah mengalaminya? Hal ini tentu membingungkan, karena pihak bank sendiri tidak menjelaskan secara detail mengapa pengajuan pinjamannya ditolak. Meskipun bank mempunyai alasan yang berbeda-beda ketika menolak atau menerima pengajuan pinjaman, setidaknya ada beberapa standar umum yang digunakan sebagai acuan.  Dengan pedoman tersebut, keputusan ditolak atau disetujui akan ditentukan.

Apa Saja Persyaratan yang Biasa Diminta Pihak Bank dari Pemohon?

Untuk melakukan pengajuan pinjaman di bank, para pemohon harus memenuhi syarat administrasi yang telah ditentukan. Setelah berkas lengkap, barulah pihak bank akan memproses pengajuan pinjaman Anda ke tahap berikutnya.  Persyaratan yang diminta setiap bank biasanya berbeda-beda, tapi secara umum bisa seperti berikut ini:

1. Fotokopi KTP, SIM, atau paspor yang menunjukkan identitas diri.

2. Fotokopi buku tabungan.

3. Fotokopi KK (Kartu Keluarga).

4. Fotokopi akta nikah (syarat ini diberlakukan kepada nasabah yang sudah berstatus kawin).

5. Mengisi formulir aplikasi.

Selain syarat umum di atas, juga ada beberapa syarat khusus seperti:

1. Pihak peminjam wajib menyiapkan down payment (DP) atau uang muka sesuai ketentuan yaitu sekitar 10-15% untuk aplikasi kredit KPR dan bermotor.

2. Persyaratan khusus menurut profesi atau pekerjaan:

Untuk wirausaha:

  •       Fotokopi buku tabungan atau rekening koran/giro selama beberapa bulan terakhir.
  •       Data keuangan seperti laporan laba rugi, neraca keuangan, pembelian dan penjualan harian, serta pembukuan lainnya yang dibutuhkan bank.

Untuk karyawan swasta/pegawai:

  •       Surat keterangan perincian penghasilan.
  •       Daftar gaji kolektif.
  •       Fotokopi dan SK kenaikan gaji secara berkala terakhir yang asli.
  •       Fotokopi dan SK kenaikan pangkat terakhir yang asli.
  •       SK PNS
  •       Fotokopi SK CPNS dan asli
  •       Bagi karyawan swasta dapat memberikan surat keterangan bekerja dari perusahaan bersama dengan slip gaji.
  •       Kartu pegawai.

Anda dapat berkonsultasi dengan pihak bank terlebih dahulu demi kelancaran proses pengajuan pinjaman ini. Tanyakan tentang syarat-syarat yang harus dipenuhi kepada bank yang bersangkutan, sehingga mudah untuk Anda melengkapinya.

Cara Agar Pinjaman Disetujui Bank

Bagaimana caranya agar pihak bank menyetujui pinjaman yang diajukan?

  •       Pastikan skor kredit bagus. Apa itu skor kredit? Adalah riwayat pinjaman atau kredit yang pernah dimiliki, baik itu kredit barang-barang elektronik, kendaraan, maupun kredit rumah. Pihak bank akan menggunakan skor kredit untuk melihat kemampuan Anda dalam melunasi cicilan. Jika bagus, tentu pihak bank akan mempertimbangkannya. Tapi jika sebaliknya, tentu pihak bank akan menghindari risiko dengan tidak memberikan pinjaman.
  •       Ajukan pinjaman sesuai penghasilan. Pihak bank tidak mau mengambil resiko meminjamkan uang kepada nasabah yang tidak mampu melunasi cicilan. Jadi, misalkan penghasilan Anda perbulan hanya 5 juta, namun pinjaman yang diajukan sebanyak 500 juta, tentu rasanya sulit bagi bank menyetujui permohonan tersebut. Karena bank menilai kapasitas Anda tidak cukup mampu membayar angsuran beserta bunganya setiap tanggal jatuh tempo.

Jadi, ada beberapa kriteria yang dimiliki pihak bank dalam manajemen risiko terkait pemberian pinjaman kepada nasabah. Salah satunya adalah menilai kemampuan nasabah apakah bisa membayar atau tidak.

  •       Penuhi syarat dan ketentuan yang diminta pihak bank. Masing-masing bank telah membuat ketentuannya sendiri, jadi jika Anda ingin mengajukan pinjaman sebaiknya sudah berkonsultasi dengan bank yang bersangkutan.
  •       Menentukan tenor pinjaman adalah cara selanjutnya supaya pinjaman dana tidak ditolak bank. Bagi yang belum tahu apa itu tenot, ini adalah jangka waktu pinjaman yang telah disepakati oleh kreditur dan debitur. Jadi Anda harus membayar pinjaman selama batas waktu yang diberikan.

Jika ingin cicilan lebih ringan, Anda dapat mengambil tenor yang lebih panjang. Namun ini memiliki risiko bunga yang dibebankan semakin besar, dan ini juga berlaku untuk sebaliknya.

  •       Pilih bank yang menawarkan mekanisme produk kredit tanpa agunan karena biasanya persyaratan yang diminta lebih mudah dipenuhi.

Itulah beberapa persyaratan yang biasa diminta saat mengajukan pinjaman di bank. Semoga artikel kami dapat membantu Anda yang ingin mendapatkan tambahan modal usaha. 

Ini Bedanya Internet Banking dan Mobile Banking

Di era modern yang serba digital sekarang ini, hampir semua setiap aspek kehidupan manusia telah dimudahkan oleh teknologi. Sebut saja kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan perbankan, para nasabah tidak perlu lagi datang ke kantor cabang atau pun ke ATM untuk membayar atau mentransfer uang.  

Sekarang sudah ada layanan mobile banking dan internet banking dari bank yang dapat digunakan sebagai alat transaksi keuangan dan pembayaran lainnya hanya melalui ponsel pintar (smartphone). Sekilas kedua layanan ini terlihat mirip karena mempunyai fungsi yang sama.  

Tapi Tahukah Anda bahwa ada perbedaan antara internet banking dan mobile banking? Hampir setiap bank sudah menyediakan kedua fasilitas layanan ini, sehingga masyarakat cukup familiar menggunakannya. Meskipun tidak dibutuhkan setiap hari, tetap saja fasilitas dari bank tersebut dapat memudahkan Anda bertransaksi. Nah, bagi Anda yang belum tahu perbedaan antara keduanya, silahkan simak penjelasan berikut ini.

Apa Itu Internet Banking?

Internet banking merupakan kegiatan melakukan pembayaran dan transaksi keuangan lainnya melalui website milik bank yang telah dilengkapi sistem keamanan tinggi. Para nasabah membutuhkan koneksi internet saat akan mengakses layanan ini.  Penggunaan Internet Banking sudah diatur dalam peraturan Bank Indonesia mengenai penerapan penggunaan teknologi informasi oleh bank umum

Internet banking bisa diakses melalui browser nasabah, jadi tidak menggunakan aplikasi tambahan. Nasabah dapat menggunakan fitur-fitur yang tersedia dalam layanan ini secara penuh, asalkan sudah memiliki akses berupa user id, password, OTP (on time password) atau token. Cara mendapatkan akses tersebut adalah dengan mendatangi bank dan melakukan pendaftaran.  Baru kemudian dapat menggunakan internet banking secara leluasa.

Beberapa fitur yang ada dalam layanan internet banking:

  •       Notifikasi email untuk setiap transaksi
  •       Pembayaran tagihan dan pembelian
  •       Transfer dana
  •       Informasi mutasi rekening
  •       Rekening deposito
  •       Rekening tabungan atau giro.

Dengan fitur-fitur tersebut, tentu para nasabah tidak perlu repot-repot datang ke bank hanya untuk melakukan transaksi keuangan, sekalipun itu hanya untuk mengecek saldo rekening.  

Apa Itu Mobile Banking?

Mobile banking adalah layanan perbankan yang memudahkan segala transaksi keuangan, dan layanan ini ditawarkan oleh pihak bank kepada para nasabahnya. Sesuai namanya, mobile banking dapat diakses melalui ponsel pintar Anda dengan mudah. Melalui layanan ini, para nasabah dapat melakukan pengecekan saldo, pembelian, pembayaran agihan, transfer, mutasi rekening dan sebagainya tanpa perlu datang ke bank. Bahkan beberapa bank telah menyediakan layanan tarik tunai menggunakan mobile banking.

Tidak seperti internet banking, nasabah tidak harus mendaftarkan diri ke bank terlebih dahulu untuk mendapatkan akses mobile banking. Cukup dengan mendownload aplikasinya di smartphone, kemudian mengisi format sesuai ketentuan yang diminta oleh pihak bank saja.

Berikut ini manfaat menggunakan mobile banking:

  •       Bebas biaya administrasi bank.
  •       Memudahkan nasabah memantau saldo rekening dan transaksi 24 jam.
  •       Transaksi keuangan lebih mudah dan praktis karena menggunakan aplikasi smartphone.
  •       Hemat tenaga dan waktu karena tidak perlu mendatangi bank hanya untuk melakukan transaksi. Semua layanan yang dibutuhkan nasabah sudah tersedia di mobile banking.
  •       Menggunakan sistem keamanan sesuai standar, seperti kode verifikasi dan PIN.

Perbedaan Internet Banking dan Mobile Banking

Perbedaan kedua layanan perbankan ini terletak pada cara mendaftar, akses, serta cara penggunaanya. Baik itu internet banking maupun mobile banking memiliki kelebihannya masing-masing sehingga nasabah dapat menggunakannya sesuai kebutuhan. Terlepas dari itu, kedua layanan ini memiliki fitur yang hampir sama dan hanya bisa diakses menggunakan internet.  Supaya lebih jelas, berikut kami rangkum perbedaan antara internet banking dan mobile banking.

1. Berbeda Cara Mendaftar

Cara mendaftar layanan mobile banking lebih mudah dari internet banking. Para nasabah hanya perlu mengunduh dan menginstal aplikasi mobile banking pada smartphone, jadi bisa dilakukan tanpa perlu ke bank. Semua layanan perbankan yang tersedia dalam aplikasi juga bisa digunakan secara leluasa. Dan bagi nasabah yang baru pertama kali membuka rekening, Anda langsung dapat meminta pihak bank melakukan aktivasi layanan mobile banking tersebut.

Sedangkan untuk internet banking, pertama-tama nasabah harus melakukan pendaftaran melalui bank yang bersangkutan secara langsung. Setelah mendaftar, nasabah juga harus melakukan aktivasi internet banking melalui situs bank.

2. Berbeda Cara Mengakses

Untuk mengakses mobile banking, nasabah harus menggunakan aplikasi yang disediakan bank. Sementara untuk akses ke internet banking bisa dilakukan melalui browser tanpa mendownload aplikasi tambahan.

3. Berbeda Cara Menggunakan

Jika dilihat dari segi kepraktisan, tentu mobile banking lebih unggul karena hadir dalam bentuk aplikasi yang mudah digunakan. Aksesnya juga cepat karena nasabah cukup memasukan user id dan password tanpa token ataupun OTP seperti internet banking.

Nah, itulah perbedaan internet banking dan mobile banking yang harus diketahui. Kini, Anda tidak lagi bingung memilih layanan mana yang sesuai dengan kebutuhan.

Download: Aplikasi Catatan Keuangan Senyumku